FB   TWITTER   G+   LINKEDIN   YOUTUBE

Generasi Millenial dan Cara Memahami Mereka

Posted by : ORIMAX

Generasi Millenial dan Cara Memahami Mereka
Generasi Millenial dan Cara Memahami Mereka

Guna menciptakan iklim lingkungan kerja yang kondusif dan menumbuhkan semangat, kali ini kami sengaja berselancar di dunia maya untuk mendapatkan artikel rujukan. Salah satu artikel menarik ditulis oleh Dino Martin dari Karir.com. Dalam artikel tersebut Dino memamparkan hasil wawancara dengan Hery Kustanto, HR Head dari Net TV. Seperti kita ketahui Net TV memiliki karyawan yang rata-rata masih berusia 20 an atau lahir di tahun 1980-1995. Karyawan dengan tahun lahir tersebut kebanyakan bersikap sangat dinamis dan cukup susah dikendalikan. Treatment apa saja yang dilakukan? Silahkan simak rangkuman berikut :

1. Memahami Seluk Beluk Karyawan
Net TV yang memiliki lebih dari 70% karyawan generasi Millenial yang rata-rata masih berusia 20 an atau lahir di range tahun 1980 – 1995. Generasi milenial sering juga di sebut sebagai generasi Y, sedangkan Generasi X lahir di antara tahun 1965 – 1980. Banyak dari Generasi X kini menjadi pemimpin di perusahaan, sementara yang dipimpin adalah Generasi Millenial alias Generasi Y. Generasi Y cenderung tidak formal, menuntut fleksibilitas dalam bekerja, kritis dan berani mempertanyakan semua keputusan. Mereka juga lebih canggih berhadapan dengan teknologi daripada generasi sebelumnya. Hery Kustanto merumuskan karakter Generasi Millenial yang menjadi populasi dominan di NET. TV sebagai berikut :

  • Generasi yang sangat melek teknologi alias tech savvy.
  • Memiliki ambisi yang tinggi, maunya karir mereka bisa melesat cepat.
  • Haus akan perhatian atau attention – Craving.
  • Memilih ruang privasi tidak bersekat.
  • Pencitraan kadang tidak menggambarkan dirinya yang sebenarnya.
  • Mampu melakukan multi tasking dan berpikiran luas.
  • Pintar cari uang walau tidak bekerja kantoran.
  • Ketidakstabilan dalam loyalitas.
  • Tidak menyukai birokrasi yang rumit.
  • Genarasi Work Hard, Party Hard.

Memahami penggambaran karakter generasi Millenial di atas ini akan sangat membantu bagaimana kita menghadapi mereka. Bagaimana bisa mendisiplinkan generasi Millenial. Masalah kedisiplinan memang menjadi isU yang sering muncul di perusahaan manapun. Belajar dari NET TV, mereka berhasil menerapkan kedisipilan yang tinggi kepada para awak Millenial mereka. Padahal di satu sisi, mereka juga dituntut untuk bisa atau menjadi pribadi yang super kreatif. Sulit membayangkan bagaimana caranya bisa menyatukan dua kepribadian ini, Karena keduanya sangat bertolak belakang. Anak-anak yang kreatif umumnya jauh dari disipilin, pun sebaliknya mereka yang sangat disiplin dan patuh peraturan agak sulit menjadi kreatif.

2. Menghadirkan Suasana Kerja yang Nyaman
Sudah bukan rahasia, karyawan menuntut suasana kerja yang nyaman, dan generasi Millenial tentu saja termasuk kelompok yang menuntut hal yang sama, bahkan lebih.  Di NET. TV, upaya ini dilakukan melaui desain interior kantor yang lebih menyerupai sebuah café ketimbang tempat bekerja. Di perusahaan E-Commerce Bukalapak.com mengadakan makan siang dan sore prasmanan gratis, karyawan juga diperbolehkan bekerja dari rumah dan ada flexible working hour.

3. Keterlibatan CEO Sebagai Sosok Inspiratif
NET. TV juga menilai keterlibatan dari seorang CEO bagi generasi Millenial sebagai salah satu kunci untuk mendisplinkan mereka. CEO Net TV dipandang sangat terlibat dan dekat dengan generasi Millenial.  Ia selalu hadir dalam pertemuan formal dan informal. CEO Net TV sampai banyak diidolakan oleh para karyawan baru dari generasi Millenial.
Dalam proses sang CEO tidak segan-segan bertemu dengan para karyawan secara langsung dan memberikan sambutan serta insights kepada mereka. Dalam buku The Nordstrom Way, seorang Blake Nordstrom selaku pimpinan tertinggi mengatakan kepada para karyawan baru, “Gunakan uang saya bila perlu supaya kamu bisa lebih dekat dengan customer”.

4. Update Secara Berkala
Selain sosok seorang CEO yang harus dekat, generasi Millenial yang kritis juga akan lebih  engaged jika pihak manajemen melakukan update secara berkala terhadap kondisi dan performa dari perusahaan. Karyawan selalu ingin tau, perusahaan dalam keadaan seperti apa mendapatkan keuntungan atau tidak. Dengan proses update ini, karyawan akan memiliki sense of ownership yang tinggi dan tentunya akan semakin terpacu untuk terus berkarya.

5. Selalu Gunakan Pendekatan Kreatif
Pihak NET TV sangat sukses dalam mengaplikasikan Pendekatan Kreatif. Terbukti, mulai dari memberikan seragam kepada para karyawan hingga pelatihan militer kepada karyawan baru. Pelatihan militer diberikan kepada karyawan baru sebagai bentuk penegakan disiplin. Disini, para karyawan baru akan menghabiskan beberapa hari bersama tim dari kopassus atau marinir. Awalnya mereka protes, tapi setelah mengikuti pelatihan hingga selesai dan harus berpisah dengan pelatih mereka di kesatuan banyak yang menangis terharu. Bahkan akhirnya para generasi Millenial ini mengucapkan banyak terimakasih karena kini menjadi lebih disiplin.

6. Review Performance
Untuk mengakomodir sifat generasi Millenial yang ambisius dan ingin semua serba cepat, Net TV pun tidak kaku dalam menerapkan review performance kerja. Review yang umumnya dilakukan setahun sekali, dilakukan setahun 2 kali. Tidak heran, seorang karyawan yang bergabung dalam dua tahun bisa mengalami kenaikan posisi.

Demikian beberapa kunci pembahasan bagaimana memahami generasi Millenial dan bagaimana bisa mendapatkan atau mengidentifikasi mereka-mereka yang akan menjadi pemimpin penerus perusahaan. Semoga paparan di atas dapat membantu Anda.




DAFTARKAN EMAIL KAMU
UNTUK PROMO & BERITA TERBARU



CUSTOMER SERVICE

Whatsapp : 0821 3801 9759
Call : (0271) 644268
Email : customerservice@orimax.co.id

HEAD OFFICE

PT. Aston Graphindo Indonesia
Jl. Ir. Juanda No. 302, Surakarta,
Jawa Tengah, Indonesia 57125